Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bacaan Niat Mandi Hari Raya Idul Adha, Arab dan Artinya Lengkap Tata Caranya
Advertisement . Scroll to see content

Tata Cara Pengurusan Jenazah dalam Islam Mulai Memandikan hingga Menguburkan

Selasa, 06 September 2022 - 16:00:00 WIB
Tata Cara Pengurusan Jenazah dalam Islam Mulai Memandikan hingga Menguburkan
Tata cara pengurusan jenazah dari mulai memandikan hingga menguburkan sesuai sunnah. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Memandikan Jenazah

Tata cara memandikan jenazah perempuan secara Islam (Foto: Istimewa)
Tata cara memandikan jenazah perempuan secara Islam (Foto: Istimewa)

Tahap pertama atau tata cara perawatan jenazah pertama yakni memandikan mayit. Berikut tata caranya:

1. Tempat memandikan sepi, tertutup dan tidak ada orang masuk kecuali orang yang bertugas.
2. Ditaburi wewangian
3. Mayit dibaringkan dan diletakkan di tempat yang agak tinggi 
4. Mayit dimandikan dalam keadaan tertutup semua anggota tubuhnya
5. Orang yang memandikan wajib memakai alas tangan ketika menyentuh auratnya (antara pusar sampai lutut). Sunah beralas tangan ketika menyentuh bagian tubuh selain aurat. 
6. Perut mayit diurut dengan tangan kiri secara perlahan oleh orang yang memandikan secara berulang-ulang agar kotoran yang ada di perut mayit dapat keluar.
7. Membersihkan dua lubang kemaluan dengan menggunakan tangan kiri yang wajib dibungkus dengan kain. 
8. Membersihkan gigi mayit dan kedua lubang hidungnya dengan jari telunjuk tangan kiri yang beralaskan kain basah
9. Mewudhukan mayit seperti wudlunya orang yang hidup
10. Membasuh mayit mulai kepala hingga telapak kaki dengan air sabun, sampo atau daun bidara

Mengkafani Jenazah

Tata cara mengkafani jenazah laki-laki muslim (Foto: Yotube Yufid TV)
Tata cara mengkafani jenazah laki-laki muslim (Foto: Yotube Yufid TV)

Batas minimal kafan adalah satu helai yang menutupi seluruh badannya kecuali bagi mereka yang meninggal saat ihram di kota suci. Berikut tata cara lengkapnya:

1.. Afdhalnya jumlah kain kafan adalah 3 lapis bagi laki-laki dan 5 lapis bagi perempuan.
2. Warna terbaik adalah putih dan diberi wewangian.
3. Sebaiknya jumlah kafan lebih dari satu helai dalam jumlah ganjil
4. Biaya pembelian kain kafan diambilkan dari harta almarhum atau jenazah sebelum pembagian waris
6.Ada tambahan kapas secukupnya yang telah diberi wewangian pada anggota tubuh yang berlubang
7. Mengikat pantat dengan kain sehelai
8. Tambahkan pula kapur barus atau pewangi lain yang ditaburkan diatas kain kafan tersebut.
9. Mengikat kelebihan kain di ujung kepala dan kaki (dipocong), dan diusahakan pocongan kepala lebih panjang.
10. Setelah ujug kepala dan ujung kaki diikat, sebaiknya ditambahkan ikatan pada bagian tubuh mayit; seperti perut dan dada, agar kafan tidak mudah terbuka saat dibawa ke pemakaman.
11. Membaca doa setelah selesai mengkafani jenazah

Berikut bacaan doanya:

اللَّهُمَّ طَهِّرْهُ كَمَا طَهَرَ هَذَا الدُفْنِ , وَ أَلْبِسْهُ بِلِبَاسِ التَقَوى , وَجَمِلْهُ بِدُفَانٍ مَّا دَفَنْتُ إِلَيْهِ

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut