Temui Wali Kota Banjarmasin, PHRI Kalsel Minta Restoran dan Kafe Dibuka
Menurut Rosaly, keberlanjutan usaha di bidang perhotelan dan restoran penting karena banyak memiliki karyawan dirumahkan akibat wabah Covid-19.
"Kita harap ada solusi secepatnya, sehingga ekonomi daerah kita kembali bergerak cepat, pulih dari keterpurukan akibat mewabah Covid-19 ini," ucap dia.
Sementara itu, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin Ikhsan Al Haq menyatakan, sangat memahami kendala dan kesulitan yang dialami PHRI. Namun saat ini di kota ini masih tinggi penyebaran Covid-19.
Hingga saat ini di Banjarmasin, total positif corona mencapai 1.480 orang, sebanyak 278 orang sembuh dan sebanyak 123 orang meninggal dunia.
Atas hal itu, kata dia, yang diperlukan saat ini inovasi dan terobasan agar semua pihak dan semua ketentuan yang berlaku bisa dilaksanakan dengan baik.
Rencananya, ucap Ikhsan , dalam waktu dekat pemkot bersama pihak PHRI akan bertemu secara online untuk melaksanakan diskusi menyeluruh tentang keinginan melaksanakan aktivitas di tempat usaha PHRI.
"Jadi nanti kalau mereka beraktivitas tentu harus memenuhi aturan, norma, kaidah tentang protokol kesehatan, sektor ditempat pariwisata," katanya.
Editor: Faieq Hidayat