Kapolda Kalsel: Sabu-Sabu 200 Kg Jaringan Narkoba dari Malaysia
Dia mengapresiasi hasil kerja keras anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel yang dibantu Satuan Tugas Khusus Merah Putih Mabes Polri dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
"Ini kerja tim yang sangat bagus dan solid. Saya sangat apresiasi dan bangga dengan kerja anggota," ucapnya.
Nico menjelaskan penyelundupan besar sabu-sabu tersebut terungkap berawal dari pengembangan dari 208 kilogram sabu-sabu yang diungkap sebelumnya.
Atas perintah Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo, tim gabungan dibentuk menelusuri jaringan peredaran narkotika antarnegara yang menjadikan Kalimantan Selatan sebagai pasarnya.
Selama lebih kurang satu bulan terakhir, polisi melakukan penyelidikan rencana masuknya sabu-sabu ke Kalimantan Selatan dari jalur Malaysia. Rute jaringan itu ke perbatasan antarnegara di Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.
"Pada 4 Agustus barang ini masuk di Kalimantan Utara dan kami amankan dua orang pembawanya. Hasil pengakuan tersangka, sabu-sabu dibawa ke Banjarmasin. Kemudian hari ini ditangkap lagi dua orang di Banjarmasin sebagai penerimanya sehingga total ada empat tersangka dari jaringan ini ditangkap," kata Kapolda.
Pengungkapan besar tindak pidana narkotika tersebut dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Iwan Eka Putra bersama Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel AKBP Budi Hermanto dan Kasubdit 2 AKBP Ugeng Sudia Permana.
Editor: Faieq Hidayat