Kapolda Kalbar Soroti Bullying usai Kasus Bom Molotov Siswa SMP di Sungai Raya
Dia menegaskan, kasus bom molotov SMP Negeri 3 Sungai Raya harus menjadi pelajaran bersama agar tidak kembali terulang. Menurutnya, keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan untuk memantau aktivitas dan perkembangan mental anak.
"Kami dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) nanti akan turun ke sekolah-sekolah untuk mengarahkan anak-anak remaja kita. Selain agar meminimalisir masalah-masalah dalam keluarga juga meminimalisir masalah-masalah di sekolah, juga meminimalisir masalah-masalah di lingkungan," kata Pipit.
Selain itu, aparat kepolisian juga akan melibatkan jajaran di tingkat bawah untuk melakukan pendampingan langsung ke sekolah-sekolah.
"Bhabinkamtibmas akan kami perintahkan untuk turun langsung ke sekolah-sekolah melakukan pemantauan dan pembinaan," ujar Pipit.
Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap hasil pendalaman yang menunjukkan pelaku merupakan korban perundungan dan mengalami tekanan mental dalam jangka waktu cukup lama.