Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Siswa SMP Sungai Raya Lempar Molotov di Sekolah Ternyata Anggota Komunitas Kriminal
Advertisement . Scroll to see content

Kapolda Kalbar Soroti Bullying usai Kasus Bom Molotov Siswa SMP di Sungai Raya

Kamis, 05 Februari 2026 - 18:50:00 WIB
Kapolda Kalbar Soroti Bullying usai Kasus Bom Molotov Siswa SMP di Sungai Raya
Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto menyoroti pentingnya pencegahan bullying usai kasus bom molotov SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. (Foto: dok Polri)
Advertisement . Scroll to see content

KUBU RAYA, iNews.id - Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pipit Rismanto menegaskan pentingnya pencegahan perundungan atau bullying dan tekanan mental sejak dini menyusul kasus bom molotov SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Aksi pelemparan bom molotov yang dilakukan seorang siswa di sekolah tersebut diduga dipicu tekanan psikologis berkepanjangan.

Pelaku disebut ingin membalas perlakuan perundungan yang dia alami di lingkungan sekolah.

Irjen Pipit menilai, perundungan yang dibiarkan tanpa penanganan berpotensi berkembang menjadi tindakan ekstrem dan membahayakan banyak pihak. Karena itu, dia meminta semua elemen pendidikan meningkatkan kewaspadaan.

Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam mencegah terjadinya perundungan di kalangan pelajar. Pengawasan perilaku siswa perlu dilakukan secara menyeluruh, baik saat kegiatan belajar mengajar maupun di luar jam sekolah.

"Lingkungan sekolah harus agak sedikit ketat mengawasi perilaku muridnya. Dalam proses belajar mengajar mungkin lebih mengarahkan pada anak-anaknya untuk tidak saling mengejek, membully serta berikan kegiatan-kegiatan positif," kata Pipit, Rabu (4/2/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut