Webinar iNews, Ini Cara Jatim Cegah Klaster Baru Covid-19 Jelang New Normal
“Ekonomi ini bergerak. Karena itu, jangan sampai penyebaran Covid-19 meningkat. Sebab, kalau Covid-19 tidak terkendali, ekonomi juga yang akan rugi. Karena investor tidak berani masuk daerah yang Covid-19-nya di luar kendali,” ujarnya.
Karena itu, selain PSBB yang sudah diterapkan di beberapa wilayah, memperkuat lingkungan dan pengamanan di titik-titik strategis juga terus dilakukan, termasuk juga refocusing anggaran penanganan Covid-19.
Sementara itu, Pengamat Sosial Universitas Brawijaya, Rahmat Kriyantono mengatakan, kasus Covid-19 tinggi di Jatim dan Indonesia adalah imbas dari lambatnya kebijakan pemerintah tentang pencegahan. Rahmat menyontohkan, kewajiban bermasker saat keluar rumah, baru disampaikan Presiden Jokowi pada bulan April. Sementara saat itu kasus sudah tinggi.
“Maka komunikasi harus dibangun terus menerus sehingga ada pesan edukatif. Ini penting agar ada government control dan social control,” katanya.
Diketahui Webinar iNews ini menghadikan empat pembicara, antara lain Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak; Pengamat Kesehatan Unair, Atik Choirul Hidajah; Wali Kota Malang, Sutiaji; serta Pengamat Sosial Universitas Brawijaya, Rahmat Kriyantono.
Editor: Ihya Ulumuddin