Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Dugaan Fasilitas Mewah untuk Napi di Lapas Cilegon, Humas: Tidak Ada!
Advertisement . Scroll to see content

Ustaz Pengajar Agama di Lapas Banyuwangi Tertangkap Petugas Selundupkan Sabu 

Kamis, 22 Juni 2023 - 06:45:00 WIB
Ustaz Pengajar Agama di Lapas Banyuwangi Tertangkap Petugas Selundupkan Sabu 
Ustaz MS saat diinterogasi petugas atas aksinya menyelundupkan sabu ke dalam lapas. (Antara).
Advertisement . Scroll to see content

BANYUWANGI, iNews.id - Seorang ustaz di Banyuwangi tertangkap petugas saat menyelundupkansabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. Ustaz berinisial MS kedapatan membawa satu paket sabu yang disembunyikan di dompet berisi STNK yang dikaitkan pada kunci mobil.

Upaya penyelundupan sabu ini terbongkar saat MS hendak mengisi kajian agama rutin di dalam lapas. Petugas yang sebelumnya curiga melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti sabu. MS pun tak berkutik saat petugas menemukan barang haram tersebut di dompetnya. 

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur, Imam Jauhari, mengemukakan bahwa oknum ustaz inisial MS selama ini ditunjuk oleh salah satu pesantren di Kecamatan Glenmore menjadi salah satu organisasi yang bekerja sama dengan Lapas setempat dalam bidang pembinaan kerohanian warga binaan.

"Yang bersangkutan (MS) ini baru tiga kali mengajar pembinaan kerohanian di Masjid Lapas Banyuwangi, dan mengajar setiap hari Rabu," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Banyuwangi, Jatim, Rabu.

Imam mengatakan, paket sabu milik MS itu ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB. MS masuk ke Lapas Banyuwangi dengan tujuan untuk mengajar ilmu agama kepada warga binaan. 

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi Wahyu Indarto Wahyu menceritakan, sebelumnya petugas sudah mulai curiga dengan gelagat MS sejak sepekan lalu. Saat itu, usai mengajar MS meminta petugas kesehatan lapas untuk memeriksa tekanan darahnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut