Tragedi Jatuhnya Lion Air JT 610, Gubernur Jatim: Kami Turut Berduka
SURABAYA, iNews.id – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo mengungkapkan rasa duka dan prihatinnya atas peristiwa kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). Mewakili Pemprov Jatim, dia mengucapkan belasungkawa bagi para keluarga korban, termasuk tiga warganya yang jadi penumpang pesawat nahas tersebut.
"Saya atas nama rakyat Jatim turut prihatin dan mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga penumpang yang menjadi korban," Pakde Karwo-sapaan akrabnya di Surabaya, Rabu (31/10/2018).
Dirinya mengaku sangat sedih mendengar peristiwa tersebut dan berharap seluruh korban ditemukan. Termasuk juga mengungkap penyebab hilangnya kontak pesawat yang belum genap setahun beroperasi itu.

Bahkan, untuk sementara ini dia menerima informasi adanya tiga warga Jatim yang menjadi korban. Masing-masin Deryl Fida Febrianto (22), warga Simo Pomahan Baru, Kota Surabaya, kemudian pramugari Alfiani Hidayatul Solikah, warga Mojorejo, Madiun dan Trihaska Hafidzi, warga Garungan, Kabupaten Blitar.
Dia berpesan kepada seluruh keluarga korban untuk tetap bersabar dan berdoa sambil menanti hasil pencarian oleh tim yang sudah bergerak. "Semoga keluarga korban dapat bersabar menghadapi cobaan. Mari kita percayakan kepada tim Basarnas dan seluruh yang bertugas," ucap mantan Sekdaprov Jatim tersebut.