TKD Jatim Duga Ada Gerakan Pemutihan TPS di Pemilu 2019
SURABAYA, iNews.id - Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim mewaspadai gerakan pemutihan tempat pemungutan suara (TPS) di Pilpres 17 April mendatang. Tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf ini menengarai ada upaya penggembosan di basis massa Jokowi. Sehingga mereka tidak datang ke TPS saat pencoblosan.
"Istilah pemutihan di TPS-TPS, itu berbahaya. Karena itu, saya berharap betul, kita mengajak masyarakat yang sudah punya hak pilih, gunakal betul (hak pilih)," tegas Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Kamis (22/2/2019).
Machfud menjelaskan, gerakan pemutihan TPS adalah upaya penggembosan atau hasutan kepada para pemilih, khususnya untuk 01 sehingga tidak mencoblos. Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk tidak golput pada Pemilu 2019 ini.
"Caranya bermacam-macam. Bisa saja ada oknum datang menakut-nakuti. Lalu orang takut datang ke TPS. Maka ini harus diantisipasi," kata mantan Kapolda Jatim ini.
Masyarakat, lanjut Machfud harus berani tampil menggunakan hak pilihnya. Dia juga mengimbau agar masyarakat melapor jika ada yang mencoba memengaruhi atau bahkan mengintimidasi.