Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penipuan UMKM Fiktif di Malang, 2 Pria Ngaku Utusan Pemprov Jatim Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Tertinggi di Indonesia, Rapid Test di Jatim Capai 213.211 Orang

Selasa, 23 Juni 2020 - 01:00:00 WIB
Tertinggi di Indonesia, Rapid Test di Jatim Capai 213.211 Orang
Sejumlah orang di lingkungan Sekretariat DPRD (Sekwan) DPRD Jatim mengikuti rapid test massal di Gedung DPRD Jatim Jalan Indrapura, Surabaya, Senin (22/6/2020). (Foto: SINDOnews/Lukman Hakim)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Pemprov Jatim terus memasifkan pelaksanaan Rapid Test, Tes Cepat Molekuler (TCM), dan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk menjangkau deteksi kasus Covid-19 di 38 kabupaten dan kota. Tes ini khususnya diutamakan bagi orang tanpa gejala (OTG) hingga bagi para Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dengan testing dan tracing yang masif, akan terjadi peningkatan jumlah kasus positif Covid-19. Bahkan, berdasarkan data yang ada, dalam seminggu terakhir konfirmasi yang terdeteksi juga terus meningkat.

"Sampai hari ini, rapid test yang dilakukan di Jatim menjadi yang tertinggi di Indonesia yaitu sebanyak 213.211. Di mana, sebanyak 198.160 tes dilakukan oleh dinkes kabupaten/kota dan 16.051 oleh tim Covid-19 Hunter Jatim," ujar Khofifah, Senin (22/6/2020).

Jumlah rapid test massal ini, lanjut Khofifah, juga lebih tinggi dari beberapa wilayah di Jawa. Antara lain berdasarkan data website resmi dari DKI Jakarta jumlah rapid test-nya sebanyak 198.160 dan Jawa Barat sebanyak 156.674 tes.

"Untuk tim Covid-19 Hunter yang diterjunkan Pemprov Jatim telah melakukan testing di 19 kabupaten/kota. Dan berhasil melakukan tes sebanyak 16.051 test dengan hasil 496 reaktif yang selanjutnya di swab dan ditemukan 115 kasus positif," kata Khofifah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut