MALANG, iNews.id – Rekonstruksipembunuhan balita oleh ayah tiri di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), mengungkap fakta-fakta baru. Dalam 20 adegan saat reka ulang kejadian sadis itu, korban Agnes Arnelitasempat menangis meminta ampun sambil memandang pelaku Ery Age Anwar (36), saat perutnya diinjak.
Polres Malang Kota menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut di rumah kontrakan ayah tiri dan ibu kandung korban di Perumahan Tlogowaru Indah, Kedung Kandang, Kota Malang, Kamis sore (7/11/2019).
Balita Tewas di Malang, Polisi: Korban Diinjak Ayah Tiri di Perut dan Punggung
Rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan itu digelar di bawah pengawalan ketat polisi. Pasalnya, banyak warga dan keluarga korban yang menunggui di TKP, beberapa jam sebelum rekonstruksi digelar. Bahkan, saat mobil tahanan yang membawa tersangka tiba, warga yang menonton tampak geram dan meneriaki pelaku.
Dalam adegan keempat rekonstruksi, pelaku menggendong korban ke kamar mandi dan menginjak korban sebanyak tiga kali. Satu kali di perut dan dua kali di punggung. Korban pertama kali diinjak di bagian perut saat kondisinya telentang.
Balita Perempuan di Malang Tewas Penuh Luka Lebam, Diduga Dianiaya Ayah Tiri
Ini membuktikan kebohongan baru tersangka yang awalnya mengaku pertama kali menginjak di bagian punggung korban, lalu di bagian perut. Saat itu, korban menangis memohon ampun karena merasa bersalah setelah buang air besar (BAB) di celana.