Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keji! Siswi SMK di Cianjur Tewas Dibunuh Ayah Tiri, Dijerat Kabel lalu Diperkosa
Advertisement . Scroll to see content

Balita Perempuan di Malang Tewas Penuh Luka Lebam, Diduga Dianiaya Ayah Tiri

Kamis, 31 Oktober 2019 - 16:58:00 WIB
Balita Perempuan di Malang Tewas Penuh Luka Lebam, Diduga Dianiaya Ayah Tiri
Petugas Polresta Malang menggelar olah TKP kasus kematian balita perempuan di Perumahan Telogowaru, Kota Malang, Kamis (31/10/2019). (Foto: iNews/Deni Irwansyah)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id – Agnes Arnelita, balita berusia tiga tahun tewas tidak wajar dengan kondisi tubuh penuh luka lebam dan luka bakar. Semula, balita malang itu dilaporkan tewas tenggelam di bak mandi oleh ayah tirinya, Erik Ady Anwar, warga perumahan Telogowaru Indah Nomor D 14, Kota Malang, Rabu (30/10/2019) sore.

Namun, pihak keluarga besar korban curiga saat hendak memandikan jenazah Agnes untuk dimakamkan karena menemukan banyak luka lebam dan luka bakar di tubuh balita malang itu. Mereka menduga Agnes tewas karena dianiaya. Atas kecurigaan itu, pihak keluarga kemudian melaporkan dugaan penganiayaan ke polisi.

Polisi yang mendapat laporan itu langsung menindaklanjuti dengan mengolah tempat kejadian perkara. Jenazah korban juga sudah dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi.

Kasatreskrim Polresta Malang, AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan, kasus kematian balita Agnes Arnelita ini dilaporkan pihak keluarga besar ibunya yang sehari-hari mengasuh Agnes.

“Kami menerima laporan sekitar jam 1 dini hari. Kami langsung olah TKP untuk melihat beberapa barang-barang di sekitar TKP. Sejauh ini, kami masih menyelidiki kasus ini. Jenazah korban memang ada beberapa luka memang di kepala dan punggung, serta luka bakar pada kaki. Kemungkinan karena benda panas,” katanya, Kamis (31/10/2019)

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut