Ratusan Pengemudi Ojol Demo Desak Prabowo Minta Maaf secara Terbuka
Berbagai poster bernada protes pun mereka bentangkan, antara lain “Pak Prabowo Stop Remehkan Ojek”, “Lebih Baik Ngojek Daripada Nge-Hoax”, dan “Pak Prabowo Jangan Remehkan Profesi Kami”.
Menurut mereka, pilihan menjadi pengemudi ojol mulia. Mereka tidak hanya mengantarkan orang dan makanan, tapi juga menolong orang jika terjadi kecelakaan di jalan raya.
“Kami sebagai ojek online bermacam-macam status sosial. Kami pejuang, bukan penjilat. Bukan hanya mengantar pesanan, tapi sebagai penolong pertama jika terjadi kecelakaan,” kata para pengemudi ojol.
Sementara Ketua Komunitas Peduli Ojek Online, Wahono menegaskan, aksi itu merupakan solidaritas atas penghinaan Prabowo kepada ojek online. “Hormati pekerjaan kami sebagai ojek online, karena pekerjaan kami halal. Arek-arek Suroboyo menolak keras pernyataan Prabowo yang merendahkan profesi mulia kami,” katanya.
Diketahui pada pada acara Indonesia Economic Forum di Hotel Shangrilla, Rabu (21/11/2018), Prabowo memaparkan kondisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia. Pada pidato tersebut, Prabowo juga mengomentari meme perjalanan karier masyarakat Indonesia yang ketika lulus sekolah memilih menjadi sopir ojek. Hal itu (memilih menjadi sopir ojek) dinilai Prabowo sebagai realitas yang kejam.
Editor: Maria Christina