PWNU Jatim Imbau Warga Tenang dan Tunggu Hasil Rekapitulasi KPU
Karena itu, Marzuki berpesan, sebaiknya masyarakat menunggu KPU yang akan mengumumkan seluruh hasil penghitungan TPS. “Nah, nanti hasil KPU juga harus dihormati. Jangan membuat standart ganda. Misalnya, ketika jagonya di Pilpres kalah lantas menyalahkan KPU. Tetapi, diam dan menganggap baik kerja KPU karena partainya menang. Atau juga sebaliknya,” katanya.
Karena itu, pihaknya juga meminta kepada partai politik untuk menerima apapun keputusan yang telah dikeluarkan lembaga terkait, tentang hasil Pemilu.
“Mestinya kalau kita konsisten, didaerah yang kita menang, kita terima. Di wilayah lain yang kita kalah juga kita terima. Di daerah yang Pilpresnya kita kalah juga kita terima, di daerah lain yang Pilegnya menang juga kita terima,” katanya.
Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim, KH Agoes Ali Masyhuri mengajak masyarakat untuk dewasa dalam bersikap, bertindak dan berpikir.
“Apa yang kita dengar, apa yang kita baca, apa yang kita lihat, pasti mempengaruhi pikiran kita. Maka, kepada seluruh warga negara, khususnya masyarakat Jawa Timur, hendaknya cerdas membaca berita, memilih dan menyaring berita,” katanya.
Menurut Gus Ali, menang-kalah dalam kompetisi adalah hal lumrah. Termasuk dalam politik. “Mosok dua-duanya menang semua, kalah semua. Terpenting, seng (yang) menang jangan sampai ngasorake (merendahkan), seng (yang) kalah gak usah minder (tidak usah rendah diri),” ucapnya.
Editor: Kastolani Marzuki