Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka KPK, Ini Sosok Penggantinya
Advertisement . Scroll to see content

PPKM Dinilai Berhasil, Khofifah: Tak Ada Opsi Lockdown Akhir Pekan di Jatim

Jumat, 05 Februari 2021 - 23:20:00 WIB
PPKM Dinilai Berhasil, Khofifah: Tak Ada Opsi Lockdown Akhir Pekan di Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Foto: SINDOnews)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Pemprov Jawa Timur (Jatim) menyatakan tidak akan memberlakukan lockdown pada akhir pekan ini untuk menekan penyebaran Covid-19. Sebagai gantinya, Pemprov Jatim akan memperketat dan mengoptimalkan Operasi Yustisi.

“Tadi malam sudah rapat dan koordinasi dengan 17 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM, bahwa tidak ada opsi lockdown. Yang ada pengetatan di titik-titik kerumunan seperti di pasar-pasar dan penguatan Kampung Tangguh,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (5/2/2021).

Khofifah menambahkan, PPKM di Jatim yang akan berakhir pada Senin (8/2/2021) dinilai berhasil menekan laju penambahan kasus positif Covid-19. 

Hal ini ditandai dengan penurunan Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit (RS). Pada awal PPKM, BOR RS mencapai 80 persen. Per Kamis (4/2/2021) turun menjadi 54 persen. Angka itu di bawah batas standar WHO dimana BOR RS maksimal 60 persen. “Artinya (kasus Covid-19) sudah melandai,” ucap Khofifah.

Terkait zona, tiga hari menjelang berakhirnya PPKM zona merah atau risiko tinggi penularan COVID-19 di Jatim pada Jumat (5/2/2021) tinggal menyisakan dua daerah, yakni Kabupaten Madiun dan Trenggalek. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut