Persentase Kematian Pasien Covid-19 di Blitar Lampaui Jatim, Ini Penyebabnya
BLITAR, iNews.id - Persentase kematianpasien Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 9,7 persen. Persentase ini jauh melebihi persenstase kematian Covid-19 di tingkat provinsi yang hanya sekitar 7 persen.
Direktur RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar, Endah Woro Utami mengatakan, tingginya kasus kematian disebabkan lemahnya sistem rujukan pasien ke rumah sakit. Dia menyebut, pasien yang diuruk ke RSUD Ngudi Waluyo kondisinya sudah parah.
"Karenannya sistem rujukan kita tata," katanya, Kamis (8/4/2021).
Woro mengatakan, kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Blitar terus bertambah. Secara akumulatif hingga 7 April 2021, jumlah kasus kematian di Kabupaten Blitar mencapai 443 kasus. Sementara total jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 4.936 kasus. Persentase kematian tersebut, kata Woro sekitar 9,7 persen.
"Di Jatim tujuh koma. Kalau Kabupaten Blitar 9,6 persen sampai 9,7 persen, termasuk memprihatinkan," katanya.
Atas fakta ini, pihaknya pun menggelar rapat koordinasi sekaligus evaluasi dengan seluruh rumah sakit di Blitar. Hasilnya, keterlambatan merujuk pasien ke rumah sakit diketahui sebagai salah satu faktor penyebab.