Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jambret iPhone WNA Jerman di Kota Lama Surabaya, Kedua Kaki Pemuda Ini Ditembak
Advertisement . Scroll to see content

Perilaku Penyerang Polsek Wonokromo Berubah usai Merantau dan Ikut Pengajian

Senin, 19 Agustus 2019 - 01:00:00 WIB
Perilaku Penyerang Polsek Wonokromo Berubah usai Merantau dan Ikut Pengajian
Pelaku penyerangan Polsek Wonokromo, Surabaya ditangkap. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Ponpes Tarbiyatul Mu’allimien al islamiyah (TMI) Al Amin, Prenduan, Sumenep, Madura, Jatim menyatakan keprihatinannya atas aksi penyerangan Polsek Wonokromo, Surabaya, Jatim yang dilakukan Imam Mustofa (30).

Tak hanya menyerat nama besar ponpes yang mengajarkan Islam moderat, aksi radikalisme yang dilakukan pelaku juga merusak nilai-nilai dasar agama dan bertentangan dengan hukum.

Humas Ponpes TMI Al Amin, Hamzah Arsa mengatakan, jejak Imam Mustofa selama menimba ilmu di Ponpes TMI Al Amin sangat baik. Pelaku juga dikenal taat dan tidak pernah melanggar disiplin yang diterapkan ponpes.

“Waktu di pondok tidak ada yang aneh, baik taat tidak pernah melanggar disiplin pondok. Tamat tepat waktu. Dia juga beraktivitas sebagaimana santri lain,” katanya dikonfirmasi iNews.id, Minggu (18/8/2019).

Dia menuturkan, setelah lulus dari Ponpes Al Amin, Imam Mustofa mengabdikan ilmunya ke masyarakat di kampung halamannya. Selama masa pengabdian, kata dia, Imam Mustofa juga tidak memiliki gelagat aneh.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut