Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penggerebekan Judi Tembak Ikan di Karo, 2 Perempuan Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Perempuan-perempuan Jawa di Perang Diponegoro yang Bikin Belanda Ketakutan 

Jumat, 18 Februari 2022 - 09:37:00 WIB
Perempuan-perempuan Jawa di Perang Diponegoro yang Bikin Belanda Ketakutan 
Nyai Ageng Serang (foto: wikipedia)
Advertisement . Scroll to see content

1.Raden Ayu Serang

Dikenal juga dengan nama Nyai Ageng Serang (1769-1855). Dia merupakan ibunda Pangeran Serang II, yang sekaligus keturunan dari Sunan Kalijogo. Nyai Ageng Serang merupakan istri Pangeran Serang I, seorang pejabat Serang, sebuah daerah terpencil di kawasan pantai utara yang berdekatan dengan Demak.

Pada awal Perang Jawa pecah (1825), laporan militer Belanda menyebut Nyai Ageng Serang memimpin pasukan berkekuatan 500 orang di kawasan Serang-Demak.

Nyai Ageng yang biasa bersemedi di gua-gua sunyi pantai selatan, dikenal memiliki ilmu kanuragan tinggi. Nyai Ageng Serang menyerah pada 21 Juni 1827, namun kompeni Belanda masih terus mengawasinya.

Pascperang Diponegoro berakhir pada Maret 1830, Nyai Ageng diam-diam  masih berhubungan erat dengan orang-orang di Demak. Doa membagi-bagikan rajah atau jimat yang dikhawatirkan Belanda akan membangkitkan kenangan lama.

Kompeni Belanda merasa lega setelah Nyai Ageng meninggal dunia pada usia 90 tahun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut