Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penggerebekan Judi Tembak Ikan di Karo, 2 Perempuan Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Perempuan-perempuan Jawa di Perang Diponegoro yang Bikin Belanda Ketakutan 

Jumat, 18 Februari 2022 - 09:37:00 WIB
Perempuan-perempuan Jawa di Perang Diponegoro yang Bikin Belanda Ketakutan 
Nyai Ageng Serang (foto: wikipedia)
Advertisement . Scroll to see content

2.Raden Ayu Yudokusumo

Merupakan istri Bupati Yogya untuk wilayah Grobogan-Wirosari. Raden Ayu yang dikenal kompeni Belanda sebagai perempuan yang cerdas, memiliki sifat berani sekaligus keras kepala sejak lama.

Pada saat Inggris mencaplok (aneksasi) wilayah kekuasaan suaminya pada Juli 1812, Raden Ayu memperlihatkan sikap melawan. Dia baru bersedia meninggalkan tempat setelah Kraton Yogyakarta mengukuhkan pengambialihan wilayah tersebut.

“Dia seorang perempuan yang punya kecerdasan tinggi, kemampuan besar dan siasat jitu,” tulis sejarawan Peter Carey dalam  “Kuasa Ramalan, Pangeran Diponegoro dan Akhir Tatanan Lama di Jawa (1785-1855).

Dalam Perang Diponegoro, Raden Ayu menjadi salah satu panglima kavaleri senior Diponegoro di Mancanegara Timur. Dia bergabung dengan Raden Sosrodilogo di Jipang-Rajegwesi (sekarang Cepu-Bojonegoro) dalam perlawanan 28 November 1827- 9 Maret 1828.

Pada 17 September 1825, Raden Ayu Yudokusumo mengatur penyerangan masyarakat Tionghoa pro Belanda di wilayah Ngawi. Dalam perang yang berakhir dengan pembantaian itu, ia seketika mendapat sebutan sebagai pejuang yang garang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut