SURABAYA, iNews.id – Beberapa waktu lalu Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap sindikat pembobol kartu kredit beromset miliaran di Surabaya. Delapan belas anak muda diciduk karena menjadi pelaku dalam sindikat yang menyasar korban di luar negeri tersebut.
Setelah dilakukan pemeriksaan, pimpinan dari sindikat ini berusia 24 tahun. Hendra (24) berperan sebagai perekrut 17 orang lainnya. Mereka rata-rata merupakan lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK).
Video Polda Jatim Gerebek Hacker Pembobol Kartu Kredit di Surabaya
“Hendra ini sudah melakukan aksinya selama lebih dari setahun. Dari kurun waktu tersebut dirinya bisa mengumpulkan uang mencapai Rp 5 miliar. DIa berperan sebagai perekrut anak-anak lainnya,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Kamis (5/12/2019).
Polda Jatim menjelaskan bahwa Hendra juga berperan mengatur upah bagi rekan-rekan lainnya. “Lainnya ada yang berperan melakukan kloning data, pengawas, dan sebagainya. Dia juga mengatur upah, setiap orang mendapat upah Rp1 juta per bulan dan bisa mendapat komisi 10 persen setiap transaksi,” kata Barung.
Polda Jatim Ungkap Sindikat Pembobol Kartu Kredit Beromset Miliaran Rupiah di Surabaya
Sementara itu Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan kepolisian masih menyelidik lebih lanjut mengenai sindikat ini. Dari pemeriksaan sejauh ini Polda Jatim mengatakan pelaku pembobol kartu kredit tersebut menguasai kemampuan retas secara autodidak.