Sebelum ditangkap, tersangka Novi Rosalina sempat menarik uang sebesar Rp700 juta dari Bank Mandir. Untuk mengelabui petugas, tersangka Novi ternyata menggunakan uang hasil kejahatan itu untuk membeli dua unit mobil.
Untuk pengembangan lebih lanjut, penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim akan berkoordinasi dengan konsulat atau kedutaan beberapa negara di Amerika, Asia, dan Eropa, yang menjadi sasaran hacker. Polisi juga tengah menyelidiki keterlibatan dua perusahaan besar yang diduga bekerja sama dengan sindikat pelaku hacker.
“Apa hubungannya kedua perusahaan ini dengan komplotan pembobol kartu kreditini, nanti kami akan koordinasi,” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan.
Editor: Maria Christina