Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 84.000 Batang Rokok Ilegal, 1 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Pemkot Malang Mulai Gelar Sekolah Tatap Muka, Sebagian Wali Murid Masih Keberatan 

Senin, 19 April 2021 - 12:04:00 WIB
Pemkot Malang Mulai Gelar Sekolah Tatap Muka, Sebagian Wali Murid Masih Keberatan 
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau pelaksanaan belajar tatap muka, Senin (19/4/2021). (Foto: iNews.id/Deni Irwansyah).
Advertisement . Scroll to see content

Wali Kota Malang Sutiaji mengakui perlu adanya koreksi dari empat sekolah yang ditinjaunya dari segi penerapan protokol kesehatan. Terutama saat siswa sudah berada di dalam lingkungan sekolah, dimana potensi kerumunan masih terjadi saat proses pengecekan suhu tubuh dan mencuci tangan.

"Pertama itu tidak terjadi kerumunan keluar dan masuk. Seperti di SD Kauman, karena SD Kauman masuk banyak saya suruh bagaimana cuci tangannya, jadi tadi disuruh cuci tangan dulu baru thermogun. Mungkin nanti dibalik, thermogun dulu, baru cuci tangan, dan seterusnya," ujarnya. 

Pihaknya juga masih menemukan adanya guru dan siswa di SDN 1 Kauman, yang tidak menggunakan masker dengan alasan adanya pembelajaran menyanyi sehingga memerlukan mimik dan mengetahui intonasi.

"Tadi ada pembelajaran menyanyi. Namanya vokal, harus tahu mimiknya. Maka saya sampaikan tadi kan sempat dibuka (maskernya), gurunya membuka (masker), muridnya juga membuka (masker), karena belajar. Saya sampaikan, tolong pada saat belajar mengaji dan menyanyi, gurunya pakai face shield, kemudian muridnya juga begitu. Face shield ini tidak boleh bergantian, seperti memakai masker. Itu tadi ada koreksi," katanya. 

Evaluasi berikutnya saat siswa keluar sekolah, Sutiaji meminta pihak sekolah mengatur proses keluarnya siswa agar tidak terjadi kerumunan, yakni dengan interval waktu antara satu kelas dengan kelas lainnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut