Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Warga Malaysia Ditangkap Polresta Sidoarjo, Narkotika Cair Senilai Rp45 Miliar Disita
Advertisement . Scroll to see content

Pelaku Habisi Mertua dengan Tabung Elpiji dan Gunting, Kapolresta Sidoarjo: Ini Jahanam

Rabu, 26 Februari 2020 - 22:34:00 WIB
Pelaku Habisi Mertua dengan Tabung Elpiji dan Gunting, Kapolresta Sidoarjo: Ini Jahanam
Totok Dwi Supriyanto (25), menantu yang membunuh ibu mertuanya Siti Fadilah (48), dihadirkan saat pemaparan kasus di Mapolres Sidoarjo, Jatim, Rabu (26/2/2020). (Foto: iNews/Yoyok Agusta)
Advertisement . Scroll to see content

SIDOARJO, iNews.id – Aksi pembunuhan yang dilakukan Totok Dwi Supriyanto (25), terhadap ibu mertuanya Siti Fadilah (48), tergolong sangat sadis. Pelaku menggunakan banyak cara untuk memastikan korban tidak bernyawa lagi di rumahnya, Jalan Raya Sukodono, Desa Ganting RT 01 RW 03, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Rabu (26/2/2020).

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji mengatakan, pelaku kalap hanya karena mertuanya tidak meminjamkan uang Rp3 juta kepadanya. Pelaku pertama kali mencekik sang mertua, lalu membantingnya. Setelah itu, pelaku menendang kaki korban hingga terjatuh.

“Habis itu, korban dipukul pakai miniatur kapal yang terbuat dari keramik di belakang kepala,” kata Kombes Pol Sumardji saat konferensi pers di Mapolres Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menunjukkan barang bukti dan tersangka pembunuhan ibu mertua, Totok Dwi Supriyanto (25), di Mapolresta Sidoarjo, Jatim, Rabu (26/2/2020). (Foto: iNews/Yoyok Agusta)
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menunjukkan barang bukti dan tersangka pembunuhan ibu mertua, Totok Dwi Supriyanto (25), di Mapolresta Sidoarjo, Jatim, Rabu (26/2/2020). (Foto: iNews/Yoyok Agusta)

Melihat kondisi mertua yang sudah tidak bernyawa, pelaku bukannya kasihan. Saat melihat korban masih bergerak, pelaku menyeret mertuanya ke dapur. Di sana, dia spontan mengambil tabung elpiji dan menghantamkannya kepada korban.

“Setelah korban tidak bergerak, pelaku masih tidak puas lagi. Ambil gunting, ditusuk-tusukkan di dada dengan maksud mungkin supaya kena jantung. Trus ditusuk-tusukkan lagi, mohon maaf ini, di kemaluan mertuanya. Ini jahanan ini kalau menurut saya,” kata Kapolresta Sidoarjo.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut