Pedagang Bawang Dirampok usai Dibius hingga Pingsan di Jalan, Rp40 Juta Raib
"Katanya, korban dari Kemlagi hendak kulakan bawang merah. Dia sudah dari sana, tapi karena barangnya tidak jelas, sehingga tidak jadi membeli terus pulang," kata Yermianti.
Saat akan pulang, Edi mengaku sempat berhenti sejenak di pos polisi by pass. Di lokasi itu dia bertemu tiga orang bertubuh kekar yang tidak dikenal. Selanjutnya, orang tak dikenal itu memberinya minum. Edi yang sedikit ketakutan lantas menengguk air minum kemasan yang disodorkan kepadanya.
"Katanya dia itu sempat menolak tapi dipaksa. Dia juga takut pada orang-orang yang memberikan minum, karena tubuhnya gempal, saat itu bapaknya diberi minuman rasa-rasa berwarna kuning seperti jeruk," katanya.
Tak lama usai meminum minuman yang diberikan oleh tiga orang tak dikenal, korban lalu melanjutkan perjalanan. Saat baru menggeber motornya beberapa kilometer, korban tiba-tiba pingsan di Jalan Kahuripan, Dusun Joko Dayoh, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
Sejak saat itu, Edi mengaku tak ingat apa-apa. Dia pun sempat menanyakan keberadaan tas yang dibawa usai mendapatkan pertolongan dari petugas PMI Kabupaten Mojokerto. Namun di lokasi, petugas hanya menemukan sepeda motor Honda dengan nomor polisi S 2917 NI dan sebuah handphone (HP) jadul di dalam saku korban.