Pedagang Bawang Dirampok usai Dibius hingga Pingsan di Jalan, Rp40 Juta Raib
"Korban menanyakan di mana tasnya. Lalu saya jawab emang tasnya isinya apa pak, lalu bapak itu menjawab ada uang berisi Rp40 juta, itu uang akan saya buat untuk belanja bawang merah tapi tidak jadi. Korban mengaku mual dan mengalami kesadaran menurun," tuturnya.
Korban juga mengaku setiap kali membeli bawang merah ke daerah Kemlagi, dia selalu membawa mobil dan melalui jalur tengah Kota Mojokerto. Sementara lokasi tempat korban pingsan merupakan jalur alternatif dari jalan nasional ke jalur by pass Kota Mojokerto yang bukan seharusnya dilalui.
Usai dilakukan pertolongan, atas kesepakatan pihak keluarga, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk mendapatkan perawatan.
Sementara itu, Kapolsek Mojoanyar AKP Anwar Iskandar saat dikonfirmasi mengaku masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap beberapa saksi juga yang bersangkutan.
"Kami masih periksa saksi-saksi dan menyita beberapa barang bukti saja di antaranya sepeda motor korban," kata Kapolsek saat dikonfirmasi di kantornya.
Disinggung soal adanya aksi perampokan dengan modus bius, Kapolsek mengaku belum berani menyimpulkan. Hingga kini, Anwar mengaku masih mendalami kasus tersebut, termasuk menggali keterangan dari sejumlah pihak dan korban.
"Kami belum bisa simpulkan itu terkait pembiusan. Sebab, siap yang kasih minum sebelumnya para saksi belum mengarah ke situ," ujar Anwar.
Editor: Maria Christina