Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran
Advertisement . Scroll to see content

Partai Fasis Pernah Lahir di Indonesia meski Hanya Seumur Jagung, Ini Kisahnya  

Sabtu, 19 Februari 2022 - 15:31:00 WIB
Partai Fasis Pernah Lahir di Indonesia meski Hanya Seumur Jagung, Ini Kisahnya  
Foto : foto repro sumber Hitlers Griff nach Asien .
Advertisement . Scroll to see content

Soetatmo Soerjokoesoemo juga merupakan anggota Indische Partij (IP) dan anggota Komite Bumiputra pada 1913. Dia juga pimpinan Adhi Darma, keluarga Pakualaman yang didirikan Soerjopranoto, kakak kandung Ki Hajar Dewantara.

Soetatmo yang wafat pada tahun 1924 juga tercatat sebagai pengurus pusat Budi Utomo. Pada tahun 1918, Soetatmo sebagai penganjur "nasionalisme Jawa" pernah bersilang pendapat keras dengan Dr Tjipto Mangoenkoesoemo yang penganjur "nasionalisme Hindia". 

Begitu juga dengan Notonindito dan PFInya, langsung mendapat serangan keras dari kaum pergerakan melalui media massa. Surat kabar Pemandangan salah satu yang menyerang keras.

Begitu juga dengan koran Adil. Notonindito dan PFI dituding telah merendahkan kesadaran rakyat Hindia Belanda yang tengah memperjuangkan hak-haknya. “..telah direndahkan untuk menyerahkan nasibnya kepada segolongan kecil kaum bangsawan dan intelektual”.

Surat kabar Menjala, organ PNI bersuara tidak kalah lantang dalam mencela Notonindito dan PFInya. Aktivis PNI mengatakan rakyat Indonesia bergerak bukan karena aroma asap kemenyan atau karena bunyi gamelan ketoprak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut