Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran
Advertisement . Scroll to see content

Partai Fasis Pernah Lahir di Indonesia meski Hanya Seumur Jagung, Ini Kisahnya  

Sabtu, 19 Februari 2022 - 15:31:00 WIB
Partai Fasis Pernah Lahir di Indonesia meski Hanya Seumur Jagung, Ini Kisahnya  
Foto : foto repro sumber Hitlers Griff nach Asien .
Advertisement . Scroll to see content

Pada pertengahan tahun 1924, Notonindito bertolak ke Berlin Jerman untuk melanjukan studi ekonominya dan meraih gelar Doktor pada November 1924. Tesisnya berjudul: Sedjarah Pendek Tentang Perniagaan, Peladjaran dan Indoestri Boemipoetra di Poelaoe Djawa".

"Sepulangnya ke Indonesia, dia membuka kantor di Pekalongan sambil merangkap sebagai anggota PNI," kata Wilson.

Notonindito pindah ke Bandung Jawa Barat. Namun di tanah Priangan itu kiprahnya justru tidak terlihat. Dia tiba-tiba menghilang dari panggung pergerakan. Pada tahun 1933, Partai Nazi memenangkan pemilu di Jerman.

Pada momentum yang sama, Notonindito kembali muncul di panggung pergerakan Indonesia. Dia mengusung gagasan Partai Fascist Indonesia dan merealisasikannya. Notonindito mengambil konsep kebangsaan sekaligus memakai kata "fasis". 

Kendati demikian dalam praktiknya, PFI berbeda dengan pembentukan partai fasis di Jerman. "Ide-idenya tidak bersumber pada Nazi, melainkan pada kebudayaan Jawa," kata Wilson dalam "Orang dan Partai Nazi di Indonesia".

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut