Misteri Lokasi Perang Bubat antara Pasukan Majapahit dengan Sunda
Lapangan Bubat disebutnya menjadi petunjuk kuat keberadaan dirinya sesudah melewati empat daerah selepas dari Kali Brantas. Selepas Jombang, ia berjalan ke timur hingga mencapai Trowulan dan di sana ia tinggal di Bubat.
Dari Bubat, Bujangga Manik ini berjalan menuju Manguntur. Di wilayah kotaraja Majapahit, ia mencatat nama-nama Darma Anar, Karang Kajraman, Karang Jaka, dan Palintahan.
Dari nama-nama itu, hanya Palintahan yang memiliki petunjuk sebagai Plintahan, nama wilayah di tenggara Gunung Penanggungan atau sering disebut pawitra.
Meski lokasi Perang Bubat hingga kini masih misterius, wilayah ini memang benar-benar ada dan merupakan wilayah di Majapahit.
Pendapat itu berdasarkan pada Kakawin Negarakertagama dan catatan perjalanan Bujangga Manik yang dapat dipercaya.
Namun apakah Bubat yang dimaksud ini adalah tempat pertempuran pasukan Majapahit melawan rombongan pengantin dari Kerajaan Sunda? Pertanyaan ini masih menjadi perdebatan di kalangan para sejarawan.
Editor: Reza Yunanto