Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Kasus Wanita Cantik di Surabaya Sekap Ayah Pacar, Tersangka Bertambah Jadi 4 Orang
Advertisement . Scroll to see content

Massa Desak Polda Jatim Usut Tuntas Kasus Ujaran Kebencian Ahmad Dhani

Senin, 01 Oktober 2018 - 16:22:00 WIB
Massa Desak Polda Jatim Usut Tuntas Kasus Ujaran Kebencian Ahmad Dhani
Massa dari Aliansi Masyarakat Peduli (AMP) Jawa Timur saat berunjuk rasa mendesak Polda Jatim segera menuntaskan kasus ujaran kebencian yang dilakukan Ahmad Dhani. (Foto:iNews.id/Ihya' Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

"Contohnya berorasi menebar ujaran kebencian terhadap pemerintahan yang sah serta kebencian terhadap kelompok tertentu. Sehingga mengakibatkan permusuhan antarsesama anak bangsa," kata Syahroni.

Dia menyebut, kehadiran Ahmad Dhani, Neno Warisman dan Ratna Sarumpaet menjadi ikon kontrovesi, setidaknya dalam dua tahun terakhir. "Pernyataan-pernyataan mereka kerap melawan arus dan menimbulkan konflik dan menyebabkan rasa curiga sehingga masyarakat menjadi terkotak-kotak," katanya.

Bahkan, kata Syahroni, Amhad Dhani sering mengeluarkan ujaran-ujaran provokatif yang merendahkan kewibawaan Presiden Joko Widodo. Sehingga kelompok mahasiswa dan kaum intelektual hingga masyarakat umum yang ingin bergabung menjadi ragu-ragu.

Salah satunya, adalah ucapan Ahmad Dhani yang menyebut para pendemo #2019GantiPresiden adalah idiot. Ucapan tersebut disampaikan Ahmad Dhani saat berada di Hotel Majapahit dan viral.

Vlog itu pula yang lantas memantik reaksi keras masyarakat Jawa Timur, hingga berujung pelaporan oleh Koalisi Bela NKRI  ke Polda Jatim. Karena itu, pihaknya mendukung upaya kepolisian untuk menhusut. Sebab,  selain tidak beretika, ujaran tersebut juga menimbulkan kebencian.

"Merendahkan sesama anak bangsa teruatama warga Jawa Timur tidaklah etis. Apalagi Ahmad Dhani merupakan musisi dan Kader salah satu parpol yang seharusnya lebih menjaga marwah, akhlak dan tutur katanya," katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut