Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tangis Ibu Korban Peluru Nyasar Marinir Pecah di DPRD Jatim, Minta Keadilan untuk Anak
Advertisement . Scroll to see content

Limbah Diduga Cemari Sungai, PT Greenfields di Blitar Direkomendasikan Tutup 

Minggu, 04 Juli 2021 - 20:19:00 WIB
Limbah Diduga Cemari Sungai, PT Greenfields di Blitar Direkomendasikan Tutup 
Kondisi Sungai Doko, Blitar, berbusa dan keruh diduga akibat tercemar limbah PT Greenfields. (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

BLITAR, iNews.id - Limbah PT Greenfields Indonesia di wilayah Kabupaten Blitar menuai protes warga. Pasalnya, limbah perusahaan susu tersebut mencemari sungai di sekitar pabrik. 

Selain menyebabkan air sungai keruh, limbah juga menimbulkan bau busuk dan menyebabkan ikan mati. Atas kondisi ini, warga melalui anggota Komisi D DPRD Jawa Timur (Jatim) Bambang Rianto mengusulkan kepada gubernur Jatim agar pabrik ditutup. 

"Kami sudah berkoordinasi dengan warga dan Walhi Jatim. Pada intinya, limbah Greendileds menganggu, sehingga harus direkomendasikan untuk ditutup," kata anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) Blitar-Tulungagung ini, Minggu (4/7/2021). 

Pasalnya perusahaan susu berskala internasional tersebut tidak memiliki niat baik menjaga lingkungan hidup. Sejak mengembangkan investasi Farm 2 di wilayah Kecamatan Wlingi (Tahun 2018), limbah kotoran sapi ke sungai terus dibuang ke sungai. 

Air sungai Genjong dan sungai Lekso mendadak keruh sekaligus berbau busuk. Ikan-ikan pada mati. Dampak limbah dirasakan langsung warga di 12 desa tiga kecamatan, yakni Kecamatan Wlingi, Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Doko. Di tengah polemik pencemaran lingkungan yang tidak tuntas, PT Greenfields berencana mendirikan Farm 3 di wilayah Kecamatan Doko. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut