Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KSAL Kunjungi Kapal 2 Armada Perang Jepang, Kapal Selam dan Fregat
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Sjahrir Dengar Berita Kekalahan Jepang hingga Mendesak Proklamasi Dipercepat

Minggu, 13 Agustus 2023 - 07:06:00 WIB
Kisah Sjahrir Dengar Berita Kekalahan Jepang hingga Mendesak Proklamasi Dipercepat
Sutan Sjahrir mendengar informasi kekalahan Jepang di Asia Pasifik dan mendesak Proklamasi Kemerdekaan RI dipercepat. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Dari berbagai sumber yang dihimpun, pada 15 Agustus 1945 di Cirebon, dr Soedarsono, pengikut Sjahrir sempat membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan yang sebelumnya disusun Sutan Sjahrir.

Sayangnya, teks bersejarah itu kemudian hilang tak berbekas. Situasi kacau yang dipicu sikap Soekarno-Hatta yang tidak percaya Jepang telah kalah dan memilih jalan kooperatif memicu peristiwa Rengasdengklok.

Para pemuda yang diprakarsai Sukarni, yakni pemuda revolusioner asal Blitar Jawa Timur yang juga kader Tan Malaka, menculik Soekarno dan Hatta.

Keduanya dibawa ke Rengasdengklok untuk dipaksa memproklamasikan kemerdekaan di sebuah tempat yang steril dari kekuasaan Jepang.

Langkah radikal itu gagal. Proklamasi urung dikumandangkan dan oleh Ahmad Subardjo, Bung Karno dan Bung Hatta dibawa kembali ke Jakarta. Sementara Sjahrir yang semula bergerak bersama Chaerul Saleh dan Sukarni, memutuskan menjauh.

Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan RI. (Foto: Ist)
Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan RI. (Foto: Ist)

Sjahrir khawatir, langkah-langkah pemuda itu justru membawa kepada petualangan politik. Sejarah mencatat, teks Proklamasi Kemerdekaan kemudian disusun di rumah Laksamana Pertama Tadashi Maeda, yakni rekan kerja sekaligus teman baik Ahmad Subardjo.

Teks proklamasi disusun dan kemudian diketik oleh Sayuti Melik pada bulan Ramadhan. Pada 17 Agustus 1945, yakni tepat pukul 10.00 Wib, Soekarno didampingi Hatta mengumandangkan Proklamasi Kemerdekaan RI di beranda rumah Jalan Pegangsaan Timur 56.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut