Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen 1.300 Tentara KNIL Menyerah usai Jepang Bombardir Ladang Minyak Tarakan
Advertisement . Scroll to see content

Kisah KNIL Hadapi Jepang: Tentara Pribumi Dipaksa Bertempur dengan Persenjataan Minim

Minggu, 17 Agustus 2025 - 07:30:00 WIB
Kisah KNIL Hadapi Jepang: Tentara Pribumi Dipaksa Bertempur dengan Persenjataan Minim
Kisah KNIL hadapi Jepang, pasukan pribumi dipaksa bertempur dengan persenjataan minim di Hindia Belanda. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Kisah KNIL menghadapi Jepang pada awal 1940-an menjadi catatan penting dalam sejarah Nusantara. Menjelang pecahnya Perang Pasifik, Hindia Belanda yang berada di bawah blok Sekutu, bersama Amerika Serikat dan Inggris, harus bersiap menghadapi gempuran Jepang. Namun, kekuatan mereka jauh dari kata memadai.

Untuk memperkuat barisan, Belanda mengandalkan KNIL (Koninklijk Nederlands(ch)-Indisch Leger). Ironisnya, mayoritas pasukan KNIL justru terdiri atas pribumi Indonesia.

Menurut catatan Sejarah Nasional Indonesia V: Zaman Kebangkitan Nasional dan Masa Hindia-Belanda, dari total 40.000 prajurit bantu dan perwira, dua pertiga di antaranya orang Indonesia.

Di bawah komando Jenderal Terauchi, Jepang membagi kekuatan militernya ke kawasan Asia Tenggara dan Pasifik Selatan. Tentara ke-14 diarahkan ke Filipina, tentara ke-25 ke Malaysia, Singapura dan Sumatra, tentara ke-15 ke Birma (Myanmar) dan Thailand, sementara tentara ke-16 ditugaskan untuk merebut Pulau Jawa.

Untuk misi tersebut, Jepang mengerahkan tiga divisi dan satu brigade infanteri. Selain itu, Angkatan Laut Kekaisaran Jepang bertugas menguasai wilayah Hindia Belanda lainnya. Strategi ini membuat Jepang memiliki kekuatan penuh untuk menekan pertahanan Belanda.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut