Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Taman Makam Pahlawan Tanpa Nama di Batujajar KBB, Bukti Kekejaman KNIL
Advertisement . Scroll to see content

Momen 1.300 Tentara KNIL Menyerah usai Jepang Bombardir Ladang Minyak Tarakan

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 07:31:00 WIB
Momen 1.300 Tentara KNIL Menyerah usai Jepang Bombardir Ladang Minyak Tarakan
Ilustrasi tentara jepang saat Perang Dunia II. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Serangan Jepang ke Tarakan menjadi salah satu babak kelam sejarah Hindia Belanda pada Perang Dunia II. Target utama mereka yakni ladang minyak strategis di Tarakan, Balikpapan, dan Palembang.

Pada 26 Desember 1941, pertahanan Hindia Belanda di utara Sulawesi berhasil dilumpuhkan. Kekuatan udara Jepang menghancurkan pangkalan Tondano di Sulawesi Utara, seperti yang mereka lakukan di Davao, Filipina.

Malam 10-11 Januari 1942, 6.000 tentara Jepang mendarat di Tarakan. Saat itu, operasi pengeboran minyak telah dihentikan dan api besar melalap tangki penyimpanan.

Sebanyak 1.300 personel KNIL, termasuk prajurit pribumi yang menjadi tentara bayaran Belanda, kehilangan semangat bertempur. Mereka menyerah pada 12 Januari 1942.

Namun, kabar penyerahan terlambat sampai ke pertahanan pantai. Pasukan KNIL sempat menenggelamkan dua kapal penyapu ranjau Jepang. Seminggu kemudian, 215 prajurit benteng meriam ditangkap, tangan diikat, lalu dilempar ke laut hingga gugur.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut