Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI AD Investigasi Peluru Nyasar Lukai 2 Warga di Kampus UNP, Libatkan Polda Sumbar
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Munasir, Kiai Komandan Pasukan Berani Mati yang Bikin Ciut Nyali Pasukan Belanda

Selasa, 17 Agustus 2021 - 19:04:00 WIB
Kisah Munasir, Kiai Komandan Pasukan Berani Mati yang Bikin Ciut Nyali Pasukan Belanda
KH Munasir Ali (berpeci hitam) semasa hidup. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Kiai satu ini juga memiliki peran yang cukup banyak saat mendirikan Laskar Hizbullah Cabang Mojokerto. Ketika Hizbullah melebur ke dalam barisan TNI, dia pun terdaftar sebagai anggota aktif, hingga akhirnya diangkat menjadi Komandan Batalyon 39 TNI AD.

Keponakan KH Munasir, Habibullah menceritakan, KH Munasir adalah pahlawan dari kalangan santri sekaligus Tentara Nasional Indonesia (TNI). Menurutnya, pamannya dulu pernah bergabung di Laskar Hizbullah. Berkat keberanian dan keahliannya dalam perang gerilya, tak heran jika dia ditunjuk sebagai wakil ketua Laskar Hizbullah Cabang Mojokerto.

Kiprahnya semakin menonjol ketika dipercaya sebagai sebagai komandan Batalyon Teritorial dengan kode Batalyon 39 Yon Munasir yang kemudian menjadi Yon 39 Tjondromowo. Perubahan ini setelah adanya kebijakan Rekonstruksi dan Rasionalisasi atau lebih dikenal dengan RERA.

Program RERA ini adalah bergabungnya semua laskar pejuang Indonesia. Sebelum kemerdekaan, banyak organisasi kelaskaran pejuang merebut kemerdekaan Indonesia yang tumbuh di antaranya PETA, BKR, TRI, Tentara Rakyat, Tentara Keamanan Rakyat. Begitu pula Laskar Hizbullah yang berdiri pascaera kemerdekaan RI.

"Atas kebijakan atau instruksi itu (RERA), dari Hizbullah diminta dua batalyon. Satu batalyon dipimpin Mayor Mansur Sholikin dengan nama Yon Mansur Sholikhin yang kemudian menjadi Batalyon 42 Diponegoro. Sedangkan satunya lagi Batalyon dipimpin Mayor Munasir Ali dengan nama Yon Munasir yang kemudian menjadi Batalyon 39 Tjondromowo," kata Habibullah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut