Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jejak Airlangga, Sang Raja Besar Jawa di Kerajaan Kahuripan dan Kediri
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Kaum Brahmana Bersekutu dengan Ken Arok Lengserkan Kertajaya Raja Kediri

Rabu, 11 Oktober 2023 - 06:34:00 WIB
Kisah Kaum Brahmana Bersekutu dengan Ken Arok Lengserkan Kertajaya Raja Kediri
Patung Ken Arok, pendiri kerajaan Singasari. (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

Menariknya pada masa-masa ini, oleh para pengikut dan pendukungnya, Ken Arok justru kemudian dikukuhkan sebagai raja Tumapel dengan gelar Abhiseka Rajasa Sang Amurwabhumi. Pengukuhan Ken Arok sebagai raja Tumapel ini sangat dimungkinkan terjadi pada 1222.

Sebab dalam beberapa sumber dikisahkan Ken Arok statusnya sebagai raja Tumapel, bukan sebagai akuwu atau kabupaten dari wilayah Kerajaan Kediri, mulai dari 1222 hingga 1227 atau 1247. Jadi di tahun 1222 ini status dan posisi Ken Arok di Tumapel bukan lagi sebagai akuwu, melainkan sebagai raja. 

Ketika Ken Arok telah menjadi raja, maka Tumapel sendiri bukan lagi sebagai daerah pakuwuan di bawah kerajaan Kediri, melainkan telah berubah menjadi kerajaan yang berdiri sendiri dan terpisah dengan Kediri.

Di sinilah wilayah Tumapel telah melakukan gerakan separatisme terhadap Kediri. Penobatan Ken Arok sebagai raja Tumapel ini juga membuatnya tidak pernah menghadap Kediri. Bahkan kiriman upeti ke Kediri pun dihentikan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut