Mbah Umi pun mengucapkan syukur dan terima kasih karena mendapat bantuan. “Terima kasih. Maturnuwun, Gusti Allah ingkang mbales. Merdeka Polres (Polresta Sidoarjo),” kata Mbah Umi sambil mengepalkan tangan yang sudah tak sekuat dulu.
Bantuan yang diberikan kepada Mbah Umi dari Polresta Sidoarjo di antaranya berupa paket sembako dan uang tunai agar sang nenek tidak lagi berjualan peyek di pinggir jalan selama pelaksanaan PPKM Mikro Darurat ini.
Sosok Mbah Umi sang penjual peyek di Sidoarjo ini merupakan satu dari sekian banyak warga yang terdampak langsung pelaksanaan PPKM karena tidak bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Mbah Umi yang sebelumnya berjualan pecel kini hanya bisa berharap agar semuanya bisa sehat ditengah lonjakan penyebaran virus corona.
Mbah Umi yang tinggal seorang diri di rumah itu sebelumnya viral di media sosial menangis di pinggir jalan lantaran terdampak PPKM Darurat. Mbah Umi mengaku tidak bisa hidup jika harus terus berada di rumah.
Karena itu, sang nenek harus terus berjualan agar bisa mendapat penghasilan untuk bertahan hidup.
Editor: Kastolani Marzuki