Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bejat! Ayah Perkosa Anak Kandung Berulang Kali di Sidoarjo, Korban Dipaksa Minum Pil KB
Advertisement . Scroll to see content

Ketakutan Didatangi Polisi, Mbah Umi Penjual Peyek di Sidoarjo yang Viral Senang Dapat Bantuan

Rabu, 21 Juli 2021 - 20:53:00 WIB
Ketakutan Didatangi Polisi, Mbah Umi Penjual Peyek di Sidoarjo yang Viral Senang Dapat Bantuan
Mbah Umi, nenek penjual peyek ketakutan saat didatangi petugas Satlantas Polresta Sidoarjo yang ternyata memberikan bantuan. (Foto: MNC Portal/Pramono Putra)
Advertisement . Scroll to see content

SIDOARJO, iNews.idNenek penjual peyek yang viral di media sosial menangis di pinggir jalan karena terdampak PPKM Darurat ketakutan saat didatangi petugas Polresta Sidoarjo. Nenek bernama Mbah Umi (72) itu takut ditangkap karena masih berjualan di pinggir jalan saat PPKM Darurat yang kembali diperpanjang hingga 25 Juli 2021.

Padahal, kedatangan petugas Satlantas Polresta Sidoarjo itu bukan untuk menangkapnya namun memberikan bantuan bagi sang nenek.

“Kulo sampun dijagong (ditangkap) Nak,” ucap Mbah Umi ketika anggota Satlantas Polresta Sidoarjo mendatangi sang nenek yang berjualan di bawah pohon, Rabu (21/7/2021).

Mbah Umi, nenek penjual peyek ketakutan saat didatangi petugas Satlantas Polresta Sidoarjo yang ternyata memberikan bantuan. (Foto: MNC Portal/Pramono Putra)
Mbah Umi, nenek penjual peyek ketakutan saat didatangi petugas Satlantas Polresta Sidoarjo yang ternyata memberikan bantuan. (Foto: MNC Portal/Pramono Putra)

Petugas kemudian memapah Mbah Umi berjalan ke mobil patroli dan mengantarkannya pulang ke rumahnya.

Dalam perjalanan pulang, Mbah Umi bercerita jika masih punya anak dan menantu. Namun, mereka tidak tinggal serumah.
“Kulo nggih gadah anak dan mantu,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut