Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dihantam Gelombang 4 Meter, Kapal Nelayan asal Banyuwangi Patah jadi 2 di Sumba Barat Daya
Advertisement . Scroll to see content

Kebo-keboan,Tradisi Khas Banyuwangi yang Membuat Warganya Menjelma Menjadi Kerbau

Selasa, 14 Februari 2023 - 21:03:00 WIB
Kebo-keboan,Tradisi Khas Banyuwangi yang Membuat Warganya Menjelma Menjadi Kerbau
Kebo-keboan, tradisi khas banyuwangi yang masih terjaga hingga kini (Foto: Pemkot Banyuwangi)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, diletakkan pula tanduk di bagian kepala agar benar-benar mirip kerbau. Jika sudah didandani, 30 kerbau jadi-jadian itu akan diarak mengelilingi desa dengan dipimpin oleh seorang tokoh adat dan alunan musik khas Suku Using. 

Di belakang kerbau jadi-jadian, terdapat arak-arakan berupa kereta yang digunakan oleh , Dewi Padi dan Kesuburan, Dewi Sri. Tradisi Kebo-keboan diakhiri dengan prosesi membajak sawah dan menabur benih padi yang diyakini akan membuat hasil panen yang lebih berlimpah.

Kebo-keboan di Desa Aliyan

Selain Desa Alasmalang, tradisi Kebo-keboan juga digelar di Desa Aliyan. Hanya saja, namanya bukan Kebo-keboan, melainkan Keboan yang memiliki makna sama.

Berbeda dengan Kebo-keboan di Desa Alasmalang, tradisi Keboan di Desa Aliyan diawali dengan membuat gundukan atau gapura dari bambu yang dihiasi dengan hasil tani, seperti padi, jagung, tebu, aneka macam buah-buahan, dan juga sayur- sayuran. Selanjutnya, sejumlah orang di desa akan didandani seperti kerbau.

Orang-orang tersebut akan diarak keliling desa. Setelah itu, seorang tokoh desa berperan sebagai Dewi Sri yang memberikan benih padi pada tokoh desa lainnya.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut