Kades di Bojonegoro Ramai-ramai Kembalikan Uang Cash Back terkait Dugaan Korupsi Mobil Siaga Desa
BOJONEGORO, iNews.id - Kepala desa di Kabupaten Bojonegoro ramai-ramai mengembalikan uang "cash back" pengadaan mobil Siaga Desa yang diduga bermasalah. Saat ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro masih mengembangkan kasus dugaan korupsi pengadaan 384 mobil tersebut.
Para kades menerima mobil Siaga Desa tersebut melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Pemkab Bojonegoro.
Total anggarannya mencapai Rp98 miliar yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2022. Setiap desa menerima dana Rp250 juta.
"Total uang pengembalian yang terkumpul dari kepala desa sekitar Rp200 juta," kata Kasi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bojonegoro Aditia Sulaeman, Rabu (28/2/2024).
Para kades mengembalikan uang cash back pengadaan mobil Siaga Desa itu sebelum penyidik memanggil pihak perusahaan penyedia mobil dan sales dari dealer terkait untuk diperiksa.
"Hari ini kami memanggil perusahaan dan sales. Sebelum pemanggilan pihak perusahaan penyedia mobil atau dealer dan sales, kami telah menerima pengembalian uang “cash back” dari sejumlah kepala desa yang menerima program bantuan pengadaan mobil Siaga Desa ini," katanya.