Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Bongkar Sindikat STNK Palsu Jaringan Surabaya-Pasuruan, 5 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Empon-Empon Bisa Tangkal Virus Korona, Profesor asal Pasuruan Buktikan lewat Penelitian

Senin, 02 Maret 2020 - 16:21:00 WIB
Empon-Empon Bisa Tangkal Virus Korona, Profesor asal Pasuruan Buktikan lewat Penelitian
Ketua Tim Riset Virus Korona dan Formulasi Vaksin PNF sekaligus Guru Besar Biomolekuler Universitas Airlangga Surabaya Profesor Chairul Anwar atau CA Nidom. (Foto: iNews/Jaka Samudra)
Advertisement . Scroll to see content

Formula terakhir, menyuntikkan empon-empon dan virus secara bersamaan ke dalam tubuh ferret. Masa inkubasi formulasi ini efektif dalam jangka waktu maksimal 18 hari.

Dalam eksperimen beberapa hari sebelumnya, eksperimen ini terbukti ampuh menetralisasi virus ganas ketika peneliti melakukan diagnosa ferret. Antivirus ini tidak hanya mudah dan ekonomis, tapi juga dapat dilakukan oleh warga secara sederhana.

Profesor CA Nidom mengklaim antivirus yang dihasilkan nantinya siap diuji coba. Produk itu siap diedarkan ke publik bila mendapat izin dari pemerintah.

CA Nidom juga berharap antivirus corona yang ditemukan oleh peneliti ini mampu memberikan rasa tenang kepada warga yang panik dengan wabah virus korona. Selain nilainya murah dan bahan mudah didapat di pasar-pasar, antivirus ini juga bisa dipraktikkan secara sederhana oleh masyarakat.

Tim peneliti empon-empon untuk menangkal virus korona melakukan penelitian di Laboratorium Professor Nidom Foundation atau PNF yang terletak di Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gading Rejo, Kota Pasuruan, Minggu (1/3/2020). (Foto: iNews/Jaka Samudra)
Tim peneliti empon-empon untuk menangkal virus korona melakukan penelitian di Laboratorium Professor Nidom Foundation atau PNF yang terletak di Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gading Rejo, Kota Pasuruan, Minggu (1/3/2020). (Foto: iNews/Jaka Samudra)

Selain itu, peran serta pemerintah diharapkan maksimal dalam pencegahan virus yang menyerang sistem pernapasan ini. Dia mengusulkan kepada pemerintah membentuk komisi nasional untuk penanganan wabah virus, seperti korona.

“Misalnya, komisi nasional mitigasi bencana penyakit. Nantinya di pusat dan daerah saling koordinasi. Tidak seperti sekarang, semua informasi simpang siur, disebarluaskan sesuai kehendak masing-masing,” katanya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut