Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pengakuan Kades di Jombang soal Koperasi Desa Belum Buka meski Sudah Diresmikan Presiden
Advertisement . Scroll to see content

Duduk Perkara Kades di Bojonegoro Ramai-Ramai Kembalikan Uang Cash Back Mobil Siaga Desa

Kamis, 29 Februari 2024 - 09:47:00 WIB
Duduk Perkara Kades di Bojonegoro Ramai-Ramai Kembalikan Uang Cash Back Mobil Siaga Desa
Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro Aditia Sulaeman saat menjelaskan duduk perkara para kades ramai-ramai kembalikan uang cash back dalam penyelidikan perkara dugaan korupsi bantuan pengadaan mobil siaga desa. (Foto: iNews/Dedi Mahdi)
Advertisement . Scroll to see content

BOJONEGORO, iNews.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro menerima penyerahan atau pengembalian uang dari sejumlah kepala desa terkait progran bantuan mobil siaga desa melalui Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD). Uang yang diserahkan merupakan cash back dari pengadaan bantuan mobil siaga desa tersebut.

Kasi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bojonegoro Aditia Sulaeman menjelaskan duduk perkara penyerahan uang cash back ini  bermula dari penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan mobil siaga desa. Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan sejak 26 Januari 2024.

Selama proses penyelidikan, Kejari Bojonegoro telah memeriksa lebih dari 50 saksi, mulai dari kades, diler mobil hingga pejabat Pemkab Bojonegoro. Hasil pemeriksaan diketahui, dari 419 jumlah desa tercatat sebanyak 384 desa yang memeroleh BKKD mobil siaga.

Total anggaran bantuan ini mencapai Rp98 miliar yang diterima ke masing-masing rekening kas desa senilai Rp250.000.000 dengan sumber dari APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2022. Dalam pengadaan mobil tersebut, ada dugaan mark-up anggaran hingga Rp128 juta per unit.

"Kami masih terus mengembangkan dugaan kasus tindak pidana korupsi pengadaan mobil siaga desa ini," ujarnya, Rabu (28/2/2024).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut