Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir 1 Meter Rendam Jalan Pantai Selatan Gunungkidul, Jalur Wisata Ditutup Sementara
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Sutawijaya, Jadi Raja Mataram Islam usai Melihat Betis Indah Ratu Pantai Selatan 

Kamis, 03 Maret 2022 - 07:26:00 WIB
Cerita Sutawijaya, Jadi Raja Mataram Islam usai Melihat Betis Indah Ratu Pantai Selatan 
Ratu pangai selatan, Nyi Roro Kidul selalu dikaitkan dengan raja-raja Jawa. (ilustrasi).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Tempat-tempat sunyi yang sakral, acap kali disinggahi Danang Sutawijaya. Kebiasaan menyinggahi tempat-tempat sunyi dan sakral ini, dilakukan RajaMataram Islam dengan gelar Panembahan Senopati tersebut, untuk bersemedi dan laku tirakat. 

Di hutan yang bernama Alas Mentaok yang kelak menjadi Kerajaan Mataram Islam, Sutawijaya bertempat tinggal. Dia hidup bersama ayahnya, Ki Ageng Pemanahan, dan pamannya, Ki Juru Mertani. 

Alas Mentaok merupakan hadiah Sultan Pajang Hadiwijaya atau Jaka Tingkir, atas jasa Sutawijaya yang berhasil membunuh Adipati Jipang, Aryo Penangsang. Di saat yang sama Jaka Tingkir juga memberi hadiah wilayah Kademangan Pati kepada Ki Panjawi, adik Ki Ageng Pemanahan. 

Di tangan Sutawijaya, Alas Mentaok yang sebelumnya berupa kawasan hutan berubah menjadi permukiman warga. Dari semula wilayah pedesaan menjelma menjadi Kademangan Mentaok atau Kademangan Mataram yang secara pemerintahan di bawah kekuasaan Kerajaan Pajang. 

Suatu ketika Sutawijaya kena marah Ki Ageng Pemanahan yang telah ditegur Sultan Pajang Hadiwijaya. Dalam buku "Di Antara Kali Progo Dan Kali Opak" disebutkan, persoalan itu dipicu ulah Sutawijaya yang membangun benteng mengelilingi Kademangan Mataram. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut