Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Kiai Sadrach, Jadi Pendeta di Tanah Jawa usai Belajar di Pesantren

Senin, 28 Maret 2022 - 16:35:00 WIB
Cerita Kiai Sadrach, Jadi Pendeta di Tanah Jawa usai Belajar di Pesantren
Kiai Sadrach, penginjil di tanah Jawa (istmewa).
Advertisement . Scroll to see content

Akhirnya keduanya berangkat ke Batavia, tempat Radin dibaptis pada 14 April 1867, menjadi bagian dari Gereja Sion Batavia dari denominasi Hervormd. Dia berusia 26 tahun ketika dibaptis. 

Dari situ dia mendapatkan nama Kristennya, Sadrach. Sejak dibaptis, dia memiliki tugas menyampaikan brosur dan buku-buku Kristen di tempat tinggal sementaranya di Batavia. 

Selama beberapa waktu Sadrach tinggal di Batavia, sebelum kemudian ditugaskan ke Semarang. Di sini dia bertemu kembali dengan Tunggul Wulung yang telah mendirikan desa-desa Kristen seperti Banyuwoto, Tegalombo dan Bondo di Jepara. 

Sadrach kemudian diserahi kepemimpinan di Bondo karena Tunggul Wulung harus terus melakukan perjalanan demi meraih lebih banyak pengikut. Ketika Tunggul Wulung kembali ke Bondo, Sadrach, pada usia 35, berangkat ke Kediri dan kemudian ke Purworejo. 

Di Purworejo, pada 1869, Sadrach bertemu dan diadopsi seorang pendeta, Stevens-Philips. Setahun kemudian dia pindah ke Karangjoso, 25 kilometer selatan Purworejo. 

Keputusannya untuk meninggalkan Steven-Philips lebih pada kebiasaan saat itu untuk hidup mandiri dan percaya diri. Sejak itulah para penginjil Jawa tidak melanjutkan kateketik dengan Steven-Philips, dan sebaliknya melakukannya dengan Kiai Sadrach. 

Namun hubungan antara Sadrach dan Stevens-Philips berlanjut karena Steven-Philips dianggap sebagai perantara dengan penguasa kolonial. Tak hanya itu, semua pengikut Sadrach pembaptisannya dilakukan Steven-Philips.(diolah dari berbagai sumber).

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut