Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 84.000 Batang Rokok Ilegal, 1 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

BMT di Malang Terapkan Protokol Ketat, Sutiaji: Jika Melanggar Ditutup Lagi 

Senin, 19 April 2021 - 12:51:00 WIB
BMT di Malang Terapkan Protokol Ketat, Sutiaji: Jika Melanggar Ditutup Lagi 
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau pelaksanaan belajar tatap muka, Senin (19/4/2021). (Foto: iNews.id/Deni Irwansyah).
Advertisement . Scroll to see content

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Suwarjana mengatakan, mayoritas siswa di Kota Malang telah menginginkan adanya pembelajaran tatap muka. Namun pihaknya masih selektif untuk mengizinkan sekolah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka tersebut. 

Selain itu, pihaknya juga meminta sekolah membatasi sekolah maksimal 50 persen siswa setiap harinya untuk mengikuti sekolah tatap muka. "Saat tatap muka akan dibagi, jadi di sebuah ruangan itu tidak boleh lebih dari 50 persen. Kan ada banyak ruangan," katanya.

Dirinya mengklaim ada 85 persen siswa di Kota Malang yang menginginkan pembelajaran tatap muka. Hasil ini berdasarkan survei yang dilakukan masing - masing sekolah. "Yang ikut pembelajaran tatap muka 85 - 86 persen, kalau secara nominal belum," tuturnya.

Sementara itu seorang siswa SMPN 6 Malang, Ayu Pratiwi menyatakan lebih memilih melakukan pembelajaran tatap muka sebab lebih mudah memahami dijelaskan guru secara langsung daripada melalui online.

"Lebih mudah kalau tatap muka, karena bisa lebih paham. Kalau online biasanya kendalanya pas lagi sinyalnya tersendat. Terus kalau tutup muka bisa ketemu teman-teman dan guru langsung, yang sudah hampir setahun tidak ketemu," ujarnya.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut