Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Desak Kemensos Kaji Ulang Anggaran Kebencanaan 2026 yang Menyusut Drastis
Advertisement . Scroll to see content

Soal Gelandangan, Guru Besar Ini Sarankan Risma Lihat 'Desaku Menanti' di Malang

Jumat, 08 Januari 2021 - 14:33:00 WIB
Soal Gelandangan, Guru Besar Ini Sarankan Risma Lihat 'Desaku Menanti'  di Malang
Mensos Tri Rismaharini menemui pemulung/gelandangan di Jakarta Pusat. (Foto: Twitter/PDIP).
Advertisement . Scroll to see content

Begitu juga dengan ibu-ibu, diberikan pelatihan menjahit. Mereka dilatih untuk membuat makanan olahan untuk kemudian dipasarkan ke kota. Berkolaborasi dengan peguruan tinggi, produk olahan ibu-ibu tersebut dibenahi kemasannya. 

Kemudian untuk para bapak-bapak, diberikan pekerjaan membuat topeng. Topengnya dijual ke publik wisatawan yang datang. 

Untuk para anak muda juga diberikan alat musik, dan sound sistem agar mereka bisa mengeksplorasi seni dan bakat di bidang musik. Mereka biasa tampil menghibur dan mendapatkan penghasilan. 

"Saat itu Menterinya Ibu Khofifah. Beliau membangunkan mereka 40 rumah di sana. Jadi mereka para gepeng dialihkan ke sana dengan menghuni rumah yang sudah dibangunkan oleh Kemensos. Di sana lengkap, ada rumah ibadah, workshop. Sering dijadikan penelitian dari perguruan tinggi," ujarnya. 

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa mereka yang tinggal di sana, diberi pekerjaan, tidak kembali menjadi gepeng. Hal itu menjadi bukti bahwa programnya berhasil. 

"Kalau gepeng dihalau satu satu, tidak efektif. Itu seperti hit and run. Karena tidak terintegrasi. Akan lebih baik penanganan PMKS itu dilakukan simultan, terintegrasi dan sistematis," katanya. 

Terpenting, dalam penanganan tunawisma juga harus ditanamkan perubahan mindset tidak lagi meminta. Melainkan diajak untuk lebih banyak memberi, sehingga mereka tidak kembali lagi. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut