Anggota DPD Ahmad Nawardi Ikut Ramaikan Bursa Bakal Calon Wali Kota Surabaya
Lalu, siapa yang berpeluang? Chalik memastikan selain pada personal figur, latar belakang calon akan sangat menentukan.
Chalik menilai, karena masyarakat Surabaya mempunyai jiwa nasionalis religius, orang yang berpeluang untuk jadi pemimpin di Surabaya tentu adalah yang memiliki latar belakang nasionalisme dan religiusnya kuat. “Semua masih berpeluang, sekalipun dia adalah tokoh baru,” katanya.
Diketahui, sejumlah nama kandidat bakal calon Wali Kota Surabaya ramai dibicarakan. Mulai dari kalangan profesional maupun politisi. Beberapa di antaranya adalah Eri Cahyadi (birokrat/profesional); M Zahrul Azhar (Gus Hans/Golkar); Bayu Airlangga (Demokrat); Armudji (PDI-P), Wisnu Sakti Buana (PDI-P), Puti Guntur Soekarno (PDI-P), Adies Kadir (Golkar), Imam Nahrawi (PKB) hingga Anwar Sadad (Partai Gerindra).
Banyaknya figur yang muncul, karena pada Pilwali 2020 nanti Tri Rismaharini tidak bisa maju lagi. Karena itu, panggung Pilwali akan menjadi pasar bebas, yang potensial diperbutkan siapa pun, termasuk figur baru.
Editor: Kastolani Marzuki