8 Fakta 2 Mahasiswa UIN Malang Tewas saat Diklat Masuk Perguruan Silat
2. Diikuti 41 Peserta Diklat
Diklat UKM pencak silat Pagar Nusa ini diikuti oleh sebanyak 41 peserta calon anggota baru. Mereka berangkat dari UIN Malang pada Jumat 5 Maret 2021 menuju SMK Mahardika Karangploso. Selama proses diklat, mereka juga melakukan istigasah, tahlil, dan sejumlah kegiatan lainnya.
"Jadi ini yang dilaksanakan kalau bahasanya basis yang dilakukan mahasiswa dalam kegiatan pencak silat. Untuk yang ikut di kegiatan ini 41 orang. Awalnya dilaksanakan di salah satu SMK di Karangploso, berlanjut Sabtu ke depan predator (Predator Fun Park)," tutur Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo beberapa waktu lalu.
3. Dua Peserta Diklat Ambruk Saat di Coban Rais
Usai berjalan kaki dari kawasan Desa Tlekung, Kota Batu ke Wisata Coban Rais yang berjarak sekitar 5 kilometer. Para peserta diklat berencana berkumpul di camping ground Coban Rais. Nahas, saat berkumpul itu ada dua peserta yang ambruk.
Peserta pertama yang tumbang yakni Moch Faisal Lathiful Fakhri asal Paciran, Kabupaten Lamongan. Kemudian dia dilarikan ke Puskesmas Karangploso, namun setibanya di puskesmas, ia sudah tidak bernyawa. Tak berselang lama giliran Miftah Rizki Prathama yang ambruk saat tengah dikumpulkan panitia dalam posisi jongkok di kawasan Wisata Coban Rais.
"Antara korban pertama yang ke Lamongan, dan Bandung, itu selisih waktunya hanya sedikit. Jadi setelah yang Lamongan (Moch. Faisal Lathiful Fakhri) ini pingsan, kemudian dari panitia mengumpulkan, kemudian panitia menyuruh jongkok. Pada saat jongkok itu, korban kedua (Miftah Rizki Prathama) jatuh, dibawa ke Karsa Husada," kata Kasatreskrim Polres Batu AKP Jeifson Sitorus.