Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Pengeroyokan Pemotor oleh Anggota Perguruan Silat di Ngawi, 2 Pelaku Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

8 Fakta 2 Mahasiswa UIN Malang Tewas saat Diklat Masuk Perguruan Silat 

Rabu, 10 Maret 2021 - 08:15:00 WIB
8 Fakta 2 Mahasiswa UIN Malang Tewas saat Diklat Masuk Perguruan Silat 
Kapolres Batu AKBP Catur Cahyono Wibowo saat dimintai keterangan terkait kematian dua mahasiswa UIN Malang yang mengikuti Diklat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pencak silat Pagar Nusa. (Foto: Okezone/Avirista Midaada) 
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Kasus tewasnya dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Malang saat diklat masuk perguruan silat, Sabtu (6/3/2021) mengaketkan banyak pihak. Berbagai spekulasi penyebab kematian muncul ke permukaan, salah satunya dugaan materi yang berat, hingga menyebabkan peserta kelelahan dan tewas. 

Untuk mengungkap fakta atas tragedi tersebut, aparat Polres Batu masih melakukan penyelidikan. Belasan saksi diperiksa, mulai dari panitia, peserta hingga pihak kampus. Berikut delapan fakta kejadian tersebut. 


1. Diklat Diselenggarakan UKM Pagar Nusa

Dua mahasiswa yakni Miftah Rizki Prathama dan Moch Faisal Lathiful Fakhri tewas saat mengikuti Penerimaan dan Pembaiatan Anggota Baru (PPAB) UKM pencak silat Pagar Nusa UIN Malang. Kegiatan PPAB atau diklat ini diselenggarakan di beberapa lokasi, yakni SMK Mahardika Karangploso dan Wisata Coban Rais yang ada di Oro-Oro Ombo, Kota Batu.

Dua mahasiswa ini brasal dari dua jurusan berbeda, Miftah Rizki asal Jalan Turangga Dalam II Kota Bandung dari jurusan Tadris Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) dan Moch. Faisal Lathiful asal Paciran, Kabupaten Lamongan dari jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah.

"Mahasiswa dari UIN Maulana Maliki Malang kan mengadakan perekrutan anggota baru silat Pagar Nusa, itu terus ada semacam penerimaan anggota baru," ucap Kepala Resort (KPH) Oro - Oro Ombo Kota Batu Hadi Mustofa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut