2 Jari Siswa SMP 16 Malang Korban Bullying Diamputasi, Guru dan Sekolah Terancam Sanksi
Kepala SMP 16 Kota Malang, Samsul Arifin mengatakan, kasus tersebut sudah diserahkan sepenuhnya ke polisi. Samsul juga menegaskan, seluruh biaya perawatan korban sudah ditanggung sekolah. “Kita serahkan ke polisi untuk kasus ini. Soal kejadiannya, kita tidak mau gegabah,” ucapnya.
Kapolresta Malang, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, penyidik sudah mengambil hasil visum dari korban untuk melanjutkan ke proses penyidikan.
Diketahui, kasus perundungan pada siswa SMP berusia 13 tahun di Kota Malang sempat viral di media sosial. Seorang siswa berinisial MS di-bully teman sebayanya.
MS dibully dengan kekerasan yang menyebabkan syaraf jari tengah tangan kanannya tidak berfungsi. Tim dokter rumah sakit terpaksa memutuskan agar jari tengah MS tersebut harus diamputasi. Kasus perundungan pada MS kini juga ditangani oleh pihak yang berwajib.
Editor: Kastolani Marzuki