SIDOARJO, iNews.id – Belasan bayi telantar yang dirawat Dinas Sosial UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Jawa Timur akhirnya memiliki orang tua angkat. Perkembangan orang tua dan bayi akan dievaluasi dalam enam bulan sebelum diberikan izin pengangkatan anak.
Tangis haru sejumlah orang tua angkat ini mewarnai acara Pelepasan Calon Anak Angkat (CAA) kepada Calon Orang Tua Angkat (COTA) di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Jawa Timur di Jalan Raya Monginsidi, Sidoarjo, Kamis (28/11/2019). Sebanyak 14 pasang orang tua asuh di Sidoarjo mendapat kesempatan merawat anak-anak kurang beruntung ini.
Bayi 14 Bulan di Polewali Mandar Kecanduan Kopi
Penyerahan anak-anak ini dilakukan langsung oleh Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Suban Wahyudiono.
Para pasangan suami istri (pasutri) ini harus menunggu berbulan-bulan untuk mendapat kesempatan merawat bayi-bayi tersebut. Tak hanya itu, mereka juga harus bersaing dengan pasutri lainnya untuk dapat menjadi orang tua angkat dari anak-anak ini.
Khofifah Jamin Akta Lahir untuk Yatim Piatu dan Anak Terlantar
Seperti pasangan Hendri Muryanto dan istrinya Dina Wahyu asal Kediri. Mereka yang harus menunggu delapan bulan untuk dapat merawat bayi laki-laki yang diinginkannya, karena kondisinya yang membutuhkan perawatan khusus.